Tinjauan Yuridis Status Hukum Pagar Laut, Tanah Timbul, dan Implikasinya di Desa Kohod, Pakuhaji, Tangerang

Main Article Content

Siti Nurhasanah
Dr. Henky Solihin MZ, S.H., M.H.
Dr. Rima Komariah, S.H., M.Kn.

Abstract

The construction of a seawall and the emergence of new land in the coastal area of Kohod Village, Pakuhaji Subdistrict, Tangerang Regency, have raised legal issues regarding control over coastal areas and the protection of the rights of local communities and fishermen. Restrictions on access to coastal areas have the potential to disrupt the living spaces and livelihoods of local communities, thereby giving rise to conflicts of interest. This study aims to analyze the legal status of the seawall and the newly emerged land, as well as their implications for the rights of coastal communities and fishing groups. The research method employed is a normative legal approach using a case study methodology. Data was obtained through a literature review of relevant laws and regulations, legal doctrines, official documents, and court rulings, and was then analyzed qualitatively using deductive reasoning. The results of the study indicate that newly emerged land is state-controlled land, and its management must take into account the social function of the land as well as the protection of coastal communities’ rights. The existence of marine barriers without a valid legal basis contradicts the principles of justice, public benefit, and legal certainty.

Article Details

Section
Articles

References

Ahmad Redi, Hukum Sumber Daya Alam dalam Sektor Kelautan, Jakarta: Rajawali Pers, 2022.

Boedi Harsono, Hukum Agraria Indonesia: Sejarah Pembentukan, Isi, dan Pelaksanaannya, Jakarta: Djambatan, 2016.

Sudikno Mertokusumo, Mengenal Hukum, Yogyakarta: Cahaya Atma Pustaka, 2019.

Urip Santoso, Hukum Agraria dan Hak-Hak Atas Tanah, Jakarta: Kencana, 2022.

Urip Santoso, Hukum Agraria Kajian Komprehensif, Jakarta: Kencana, 2021.

Aladalah, “Tanggung Jawab Hukum Badan Pertanahan Nasional dalam Kasus Pemagaran Laut Tangerang oleh Korporasi”, Jurnal Politik, Sosial, Hukum, dan Humaniora.https://ejurnalqarnain.stisnq.ac.id/index.php/ALADALAH/article/view/1671/1512 (Diakses, 20 Juli 2025, Pukul 08.15 WIB).

ANTARA News, “Menteri ATR sebut 50 sertifikat HGB/HM pagar laut Tangerang dibatalkan”.https://www.antaranews.com/berita/4606830/menteri-atr-sebut-50-sertifikat-hgb-hm-pagar-laut-tangerang-dibatalkan (Diakses, 15 Januari 2026, Pukul 18.15 WIB).

Aprillia Wahyuningsih, “Pencegahan Konflik Agraria dalam Proses Pembangunan Ibu Kota Negara: Pengadaan Tanah Berkeadilan”, Jurnal Lex Renaissance, 2022. https://doi.org/10.20885/JLR.vol7.iss4.art1 (Diakses, 29 Januari 2026, Pukul 07.00 WIB).

Badan Pengkajian MPR RI, “Kasus pagar laut harus dikaji sesuai UUD 45”, ANTARA, 2025.https://www.antaranews.com/berita/4609630/badan-pengkajian-mpr-kasus-pagar-laut-harus-dikaji-sesuai-uud-45 (Diakses, 10 November 2025, Pukul 13.10 WIB).

Dewan Pertimbangan Presiden, “Pembatalan Sertifikat HGB dan SHM Area Pagar Laut Tangerang”. https://wantimpres.go.id/id/issue/pembatalan-sertifikat-pagar-laut-tangerang/ (Diakses, 15 Januari 2026, Pukul 14.00 WIB).

(Foto: BPMI Setpres), Jakarta, Senin (20/01/2025), “Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono dan Wakil Menteri KKP Didit Herdiawan di Istana Merdeka”. https://nasional.kompas.com/read/2025/01/20/19044881/prabowo-minta-persoalan-pagar-laut-ilegal-diselidiki-tuntas (Diakses, 20 Januari 2026, Pukul 09.00 WIB).

Hadi Pranoto, “Perlindungan Hak Masyarakat Pesisir dalam Pengelolaan Wilayah Pesisir”, Jurnal Hukum dan Pembangunan, 2023. https://jhp.ui.ac.id/index.php/home/article/view/3839 (Diakses, 23 Januari 2026, Pukul 07.00 WIB).

Hasan Basri, “Pengelolaan, Pengawasan Kawasan Pesisir dan Laut di Indonesia”, Jurnal Reusam Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh, 2020. https://doi.org/10.29103/reusam.v8i2.3713 (Diakses, 16 Februari 2026, Pukul 09.35 WIB).

Ikka Sari & Alfaruq Nirwana, “Kepastian Hukum Hak Atas Tanah Bagi Masyarakat Tradisional di Wilayah Pesisir Pantai”, Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian, 2024. https://doi.org/10.45671/jihan.v2i1.34 (Diakses, 05 Januari 2026, Pukul 13.00 WIB).

JAKARTA, KOMPAS.TV, “Kasus Pagar Laut di Tangerang, Kades Kohod Arsin dkk Divonis 3,5 Tahun Penjara”. https://www.youtube.com/watch?v=9rfBDObOTIE&utm _ (Diakses, 18 Januari 2026, Pukul 08.00 WIB).

JAKARTA, KOMPAS.TV, “Kasus Pagar Laut di Tangerang, Kades Kohod Arsin dkk Divonis 3,5 Tahun Penjara”. https://www.youtube.com/watch?v=p48JtxXYmBk&utm _ (Diakses, 18 Januari 2026, Pukul 14.00 WIB).

Kementerian ATR/BPN, “Tanggapi isu sertipikat di kawasan pagar laut”. https://www.atrbpn.go.id/berita/tanggapi-isu-sertipikat-di-kawasan-pagar-laut-milik-aguan-batal-dicabut-menteri-nusron-berita-itu-tidak-benar (Diakses, 15 Januari 2026, Pukul 20.00 WIB).

Kurniawan Fadilah, “Pagar Laut Tangerang Dibongkar atas Perintah Prabowo, Untuk Akses Nelayan”, detikNews, Sabtu, 18 Jan 2025 12:42 WIB. https://news.detik.com/berita/d-7738311/pagar-laut-tangerang-dibongkar-ata perintah-prabowo-untuk-akses-nelayan?utm _ (Diakses, 19 Januari 2026, Pukul 08.00 WIB).

Marpaung, Devi Siti Hamzah, “Kepastian Hukum dalam Upaya Perlindungan terhadap Penguasaan Tanah Timbul (Aansilbbing) oleh Masyarakat”, Jurnal Ilmiah Hukum DE’JURE, Vol. 3 No. 2, 2022. https://jurnal.law.uniba-bpn.ac.id/index.php/jurnaldejure (Diakses, 20 Juli 2025, Pukul 08.10 WIB).

Maya Aulia Aprilianti, “Dampak Pemagaran Laut terhadap Nelayan di Pesisir Tangerang”, IDN Times Banten, 2025. https://www.idntimes.com/news/indonesia/anggota-dpr-nelayan-tak-mungkin-bangun-pagar-laut-di-tangerang-00-bbwlv-pxbtdx (Diakses, 30 November 2025, Pukul 11.20 WIB).

Mohammad Mahrus Ali et al., “Perlindungan Hak Konstitusional Masyarakat Pesisir: Urgensi Harmonisasi Regulasi Pengelolaan Pesisir Terpadu”, Jurnal Konstitusi, 2021. https://doi.org/10.31078/jk1745 (Diakses, 20 November 2025, Pukul 05.50 WIB).

Onggo Wijoyo, “Hak Pengusahaan Perairan Pesisir (HP3) Dilihat dari Sudut Pandang Asas Keadilan dan Kepatutan”, Jurnal Law Reform. https://doi.org/10.14710/lr.v8i1.12419 (Diakses, 12 November 2025, Pukul 08.20 WIB).

Risti Rahmawati & Devi Siti Hamzah Marpaung, “Perlindungan Hukum Atas Status Kepemilikan dan Penguasaan Tanah Timbul di Desa Muarabaru Kabupaten Karawang”, Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, Vol. 9 No. 10, 2023. https://doi.org/10.5281/zenodo.7988229 (Diakses, 10 Desember 2025, Pukul 17.00 WIB).

Riza Damanik, “Konflik Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Hak Nelayan Tradisional”, Jurnal Kelautan Indonesia, 2024. https://ejournal-balitbang.kkp.go.id/index.php/jkpi/article/view/13289 (Diakses, 26 Januari 2026, Pukul 07.30 WIB).

Riyono Caping, pernyataan anggota Komisi IV DPR RI, dikutip di Media Indonesia, 2025. https://mediaindonesia.com/megapolitan/733063/21950-warga-disebut-terdampak-pagar-laut-di-tangerang (Diakses, 30 November 2025, Pukul 13.00 WIB).

Rizca Aulia Ambarsari P.M et al., “Analisis Yuridis terhadap Pemagaran Laut di Pesisir Tangerang dalam Kerangka Hukum Laut Internasional”, Jurnal Hukum Pendidikan dan Sosial Humaniora, 2025. https://doi.org/10.62383/aliansi.v2i2.823 (Diakses, 30 November 2025, Pukul 12.15 WIB).

Sa'diyah El Adawiyah et al., “Akses Terhadap Sumber Daya Alam Pada Kemiskinan Dan Ketahanan Pangan”, Jurnal Sosio Informa Politeknik Kesejahteraan Sosial, 2021. https://doi.org/10.33007/inf.v7i2.2664 (Diakses, 03 Februari 2026, Pukul 09.45 WIB).

Selma Dwi Amalia, “Problematika Hukum Pagar Laut yang Berdampak pada Akses Nelayan”, Fisheries Law Journal UPN Veteran Jakarta, 2025. https://doi.org/10.35586/flj.v2i02.10822 (Diakses, 29 Oktober 2025, Pukul 15.10 WIB).

Selma Dwi Amalia et al., “Problematika Hukum Pagar Laut yang Berdampak pada Mata Pencaharian Nelayan di Tangerang, Banten”, Forschungforum Law Journal, Vol. 2 No. 2, 2025. https://doi.org/10.35586/flj.v2i02.10822 (Diakses, 20 Juli 2025, Pukul 08.00 WIB).

Suparji & Roro Wanda Ayu D.A., “Hak Penguasaan Atas Tanah Reklamasi Pantai”, Jurnal Magister Ilmu Hukum, 2018. https://doi.org/10.36722/jmih.v3i2.751 (Diakses, 02 Desember 2025, Pukul 08.15 WIB).

TEMPO, “Kasus Pagar Laut, Kades Kohod Divonis 3,5 Tahun Penjara”. https://www.tempo.co/hukum/kasus-pagar-laut-kades-kohod-divonis-3-5-tahun-penjara2106842?utm _ (Diakses, 17 Januari 2026, Pukul 15.00 WIB).

Zimtya Zora, “Hak Nelayan Tradisional Indonesia atas Perikanan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Republik Indonesia”, Unes Journal of Swara Justisia, 2026. https://doi.org/10.31933/ey0kxr13 (Diakses, 27 Januari 2026, Pukul 17.00 WIB).